breaking

&Sabu

&Sabu

&Networks

&Networks

&Criminality

&Criminality

PSK, Gay dan ABK Disurvei

Share This

elasa, 28 Agustus 2007

SEKUPANG, METRO: Kapan anda pertama kali melakukan seks? Apakah anda selalu menggunakan pengaman saat melakukan seks? Berapa anda membayar teman kencan anda setelah melakukan seks? Inilah sederet pertanyaan yang diajukan oleh tim sureveilans terpadu bilogis, Batam. Survei ini bertujuan untuk mensurvei tingkat resiko penyakit kelamin menular terhadap pekerja seks komersil (PSK), gay dan Anak Buah Kapal (ABK). PSK yang disurvei tak hanya di lingkungan lokalisasi tapi juga di tempat-tempat terselubung. "Seperti di diskotik, tempat-tempat pijit, kafe dan diskotik," ujar Mawardi Arsyad Kepala Kantor Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Batam.

Tim survei ini terdiri dari BPS, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Polisi dan LSM. "Kegiatan ini diprakarsai oleh LSM Family Healt Internasiona (FHI)," jelas Mawardi.

Kegiatan yang dimulai awal Agustus dan berakhir pada 12 September mendatang ini dilakukan di 33 titik. "Ini hanya pada WPS (Wanita Pekerja Seks) langsung saja," jelasnya lagi. Maksudnya, selain mensurvei di lokalisasi resmi, tim ini juga mensurvei PSK terselubung di 15 titik lainnya.

Kegiatan ini merupakan kedua kalinya digelar. Batam termasuk salah satu kota yang disurvei dari delapan kota yang ditunjuk sebagai kota yang rawan terserang penyakit kelamin. Ada 900 orang yang diambil sampel. 500 diantaranya PSK, sedangkan sisanya yakni 200 gay dan 200 lagi dari ABK

About media

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments: